Rabu, 7 April 2010 Di Kantor Walikota Tangerang Selatan
Masalah kesehatan menjadi program kerja penting dalam
setahun pemekaran wilayah kabupaten Tangerang menjadi Kota Tangerang Selatan, hal
itu terlihat dalam acara peresmian Rumah Sakit Umum Daerah As-Sholihin yang
terletak di puskesmas kantor Walikota Tangerang Selatan pada Rabu (7/4). RSUD
As-Sholihin adalah rumah sakit tipe C yang didirikan sebagai rujukan bagi
masyarakat yang kurang mampu.
Program kesehatan lainnya peningkatan 2
puskesmas pembantu menjadi puskesmas, peningkatan 4 puskesmas menjadi puskesmas
rawat inap, program imunisasi pada akhir 2009 telah mencapai 100%, penanganan
penyakit menular dan KLB telah turun drastis serta mengurangi angka kematian
terutama penyakit demam berdarah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya serta
dapat mengendalikan gizi buruk.
Pembangunan RSUD As-Sholihin bersumber dari
dana APBD sebesar 32 M dan dana APBN sebesar 20 M serta bantuan alat-alat
kesehatan dari Propinsi Banten sebesar 12 M. Menurut Gubernur Propinsi Banten
Hj. Ratu Atut Chosiyah, pembangunan RSUD ini dapat menjadi rujukan bagi rumah
sakit tipe C lainnya untuk melayani masyarakat terutama masyarakat kurang
mampu
HM. Saleh
menambahkan, RSUD As Sholihin nantinya akan dijadikan Rumah Sakit (RS)
rujukan rawat inap bagi masyarakat Kota Tangsel yang berobat di Puskesmas Kota
Tangsel
Untuk sementara,
RSUD As-Sholihin menempati bangunan bekas Puskesmas Pamulang sampai bangunan
utama RSUD seluas 2 hektare di wilayah Pamulang selesai tahun
depan. Peresmian RSUD As Sholihin didasarkan pada kebutuhan yang mendesak untuk
memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kota Tangsel.
Sementara itu
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Dadang M Epid mengatakan bahwa meskipun
RSUD Kota Tangsel sementara ini menempati bangunan bekas Puskesmas Pamulang,
tapi ia sudah memenuhi ketentuan sebagai Rumah Sakit Tipe C, baik dari segi
pelayanan, kelengkapan alat dan tenaga dokter yang dimiliki.